Q&A "Apa Yang Membuat Anda Tetap Lengket di WOL"

Oleh Ani S-J; Virginia, USA

Editor in Chief

 


 

Di dalam hidupnya, manusia selalu berupaya menjadi anggota atau bagian dari suatu kelompok untuk membuat hidup mereka lebih berarti disamping tujuannya untuk mengembangkan diri.  Biasanya kelompok yang dapat berfungsi sebagai tempat para anggotanya mengembangkan diri akan memiliki anggota yang setia dan pada akhirnya turut menjaga kelangsungan hidup dari organisasi yang ada.  Dengan berkembangnya teknologi internet, mulai bermunculanlah perkumpulan virtual yang menjadikan ibu rumah tangga atau homemaker sebagai target keanggotannya. Pada era globalisasi dimana batas antar negara semakin kabur, perkawinan berbeda budaya dan kewarganegaraan pun semakin semarak.   Para wanita Indonesia yang harus meninggalkan negara asalnya karena perkawinan tersebut merindukan untuk berinteraksi dengan mereka yang memiliki bahasa dan budaya yang sama.

Sementara wanita Indonesia dan ibu rumah tangga yang berada di Indonesia, mereka memiliki kesempatan untuk melebarkan sayapnya berkelana melalui dunia virtual untuk memperoleh informasi dan berita dari belahan dunia yang belum pernah dikunjunginya.  Pertemuan kedua keinginan tersebut akhirnya dapat berjabat tangan melalui kelompok virtual WanitaOnline.com.

WanitaOnline.com sebagai media virtual memegang peranan penting dalam  menjembatani para wanita Indonesia, yang tinggal di Indonesia maupun di luar negeri untuk berkarya, berkomunikasi, bertukar pikiran dan mengembangkan diri dan pada saat yang sama melakukan pekerjaan mulia mereka sebagai ibu rumah tangga atau di Amerika mereka lebih memilih untuk disebut sebagai homemaker.  Perkumpulan virtual ini juga untuk mengingatkan wanita Indonesia, bahwa menjadi diri sendiri dan memiliki identitas sendiri tidak berarti mengenyampingkan kepentingan keluarga—anak-anak dan suami, namun justru akan mendukung keberhasilan berumah tangga.  Manusia yang bahagia adalah manusia yang selalu berkeinginan untuk membahagiakan orang lain dan lebih tegar dalam menghadapi gejolak kehidupan.

Dari hasil Q&A dapat diketahui bahwa, nuansa yang tercipta melalui interaksi, komunikasi dan kegiatan yang terdapat di  WanitaOnline.com memberikan bobot yang membantu para anggota memenuhi tiga kebutuhan  istilah dipinjam dari “Hierachy of Need”, Abraham Maslow1), yaitu

1.      Kebutuhan dicintai dan di/memiliki—melalui persahabatan yang tulus dan tersedianya sarana untuk menampilkan karya dari keluarga (anak dan pasangan);

2.      Kebutuhan penghargaan (esteem needs)—kepercayaan diri untuk menampilkan hasil karya dengan komentar-komentar yang memotivasi, rasa keberhasilan karena adanya pujian atas hasil karya, pendapat, kepedulian, penghargaan dari sesama anggota melalui pujian tulus dan perhatian khusus yang diberikan oleh sesama rekan maupun pengurus dan yang terpenting;  

3.      Kebutuhan aktualisasi diri, dimana anggota dapat terlibat dalam proses pengembangan diri untuk mencapai potensi optimal mereka sebagai wanita dan wanita Indonesia dalam harkat kemanusiannya.

 Dengan bobot dan kualitas yang ada, WanitaOnline.com dengan bangga dapat mengatakan bahwa WanitaOnline.com mampu membedakan diri dengan perkumpulan virtual sejenis karena kemampuan memotivasi para anggotanya untuk bangga dengan kedudukan mereka sebagai ibu rumah tangga dan disaat yang sama tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan asal-usul mereka.

 Berikut ini adalah jawaban dari para anggota atas dua pertanyaan yang diajukan dalam Q&A (angket) 2)

Q1: Mengapa anda bergabung dengan forum atau milis WOL dan apa yang membuat anda tetap lengket di WOL?

Ria Jumriati
A : WOL memiliki kelengkapan yang saya butuhkan sebagai wanita yang menjalani banyak peran di hidup ini. Tak hanya informasi berarti & diskusi berisi, yang lebih mengena dari semua itu adalah misi dan visi persahabatan yg diusung WOL yang tetap mengedepankan budaya dan peran wanita indonesia dimanapun berada.

Dewi Tanjung

A: Semula bergabung dengan WOL hanya karena mau cari resep tapi ternyata yang aku dapatkan dari WOL tidak hanya resep tapi

 

 1. Penghargaan yg lebih bagi setiap Wanita, Karya dan segala rutinitas dalam aktifitas nya yang memberikan output langsung bagi kita (WOL sebagai sarana pengembangan diri)

1.1. Komunikasi

-          Wol Mengajarkan bagaimana menghargai setiap interaksi dalam setiap komunikasi member2 nya baik yg lama dan baru

-          karena  Wol merupakan sarana komunikasi dari hal2 sederhana s/d hal2 internasional....

-          jadi tidak ketinggalan berita2 dengan hanya mengikuti milis dan forum wol misalnya....

-          Wol dengan komunikasinya juga sebagai pusat informasi. 

1.2. Masak memasak

-          Wol juga menjadi sarana tanya jawab ketika aku gagal mencoba satu resep yg aku dapat dari Wol...melalui sharing dengan Wol, kita bisa langsung dapat solusi bagaimana jalan keluar nya.....bayangkan seperti punya temen Chef gitu kan……

-          Wol juga membuat kegiatan masak memasak ku yg merupakan rutinitas harian menjadi suatu ajang pengembangan diri yang lebih dari sekedar tugas harian rutinitas yaitu dengan menyediakan ruang2 menampilkan foto2 hasil masakan kita, ini membuat kita juga mendapat penghargaan lebih untuk karya2 masak kita dengan mendokumentasikan resep2 kita, hasil masakan kita dll. 

1.3. menghidupkan Hobby lama

-          Wol memajukan kita dengan mengingatkan bahwa alangkah berartinya kita dengan talenta kita hobby2 kita...jadi mengajarkan untuk jangan pernah berhenti berkreasi......Aku berhenti melukis sejak lama...aku mulai melukis lagi karena obrolan dengan rekan2 di WOL

2. mendapatkan banyak Ilmu2 yg bermanfaat

selain ilmu masak memasak tentunya masih banyak ilmu2 lain

- Peningkatan pengetahuan teknologi komputer, bagaimana Photobucket 

- Belajar untuk punya website / MP

- Belajar untuk Scrapbook

- Belajar untuk garfis dan pengembangan lebih untuk scrapbook

- dll

 3. Persahabatan yang tulus di dunia maya yang berlanjut kesegala hal.....

WOL membuat dunia yg luas ini jadi lebih dekat karena kita bisa ngobrol berkomunikasi dengan mudah dengan wanita2 Indonesia yg tinggal di setiap penjuru dunia, mengetahui kehidupan, culture, event2 yg berbeda dibelahan dunia lain....dengan persahabatan yang benar2 nyata....tidak cyber only........bahkan bisa diwujudkan di dunia nyata dengan kopdaran......dan salah satunya aku mungkin akan bertemu salah satu teman WOL dalam bulan Juni nanti....bayangkan betapa bermaknanya  persahabatan yg telah diciptakan oleh sebuah sarana ini; Forum dan Milis WOL…

Saraswati Hari

A: Saya bergabung dengan WOL krn pengen dapat temen banyak dari seluruh dunia. WOL punya sesuatu yang lain yang membuat saya tak pernah melewatkan info-info yang ada. 

Godong Jeruk (Tatik)

A: Terus terang ini pertama kalinya aku gabung di milis yang anggotanya tinggal di berbagai belahan dunia dan itu sangat sangat
bermanfaat untuk menambah wawasan aku sebagai perempuan Indonesia yang terikat dengan tradisi dan budaya sehingga menjadi tahu apa yang terjadi di luar sana di lihat dari sisi perempuan...*wah jadi serius gini :-)* 

Sitha Pinet

A: Bergabung di WOL, pertama karena melihat banner WOL di MP Mbak Lina. Kemudian, setelah gabung di forum (khususnya bagian digiscrap), aku diundang Mbak Lina utk gabung juga di milis WOL (Thx Mbak!). Dan yang membuat lengket adalah WOL memotivasi anggotanya utk beraktivitas secara positif melalui berbagai ketrampilan. Dan juga, tema persahabatan di dalam WOL sangat kuat dan positif. 

Diana Jachmann

A: hhhmmm... saya lupa darimana saya kenal WOL abis udah lama banget sih yang jelas saya mau bergabung krn WOL isinya cuma wanita indonesia aja baik yg didalam maupun diluar negri, dan isinya bener-bener kegiatan wanita dan disini kita bisa unjuk kemampuan kita di bidang apapun yg kita suka yg bikin aku lengket terus krn semua anggotanya support satu sama lain... bravo

 Eka Orr

A: Dulu diundang sama ibu admin, thanks again. Masih lengket krn makin lama makin seru, makin colorful dan makin kompak. 

Ellen Antheunis

A: Selain ajang bertukar pikiran juga menjalin networking dgn teman2 Indonesia yg kebanyakan tersebar di berbagai negara.

 Patty Thorbergsen

A: bergabug di WOL karena diundang oleh Lina. Membuat tetap lengket, karena di WOL aku dapat banyak teman-2 baru baik di Indonesia dan di luar negeri, dimana aku bisa membagi pengalaman dan belajar sesuatu yang baru.

 Ikawati (Icha) Napitupulu

A: to get some mentally supports I guess from the same kind of people..living in the foreign country..

 Marsia Yuliananda

A: Semula bertemu WOL karena googling, mencari cara-cara scrappbooking (tapi terus terang, sampai sekarang masih bloon nihh...). Tetap lengket disini karena banyak ketemu teman baru yang baik hati dan tulus.

 Dian Ratna Ekowati

A: aku dpt invitation via email... Lupa sm siapa. Aku bs kenal wanita indo yg tersebar di seluruh penjuru dunia & jg belajar ttg banyak hal.

 Ani S-J

A: Saya bergabung setelah secara tidak sengaja search "wanita indonesia online", kemudian saya lihat visi dan misinya sesuai dengan kebutuhan saya.  Saya tetap bergabung dengan WOL karena pengurusnya yang peduli dan tulus.  Pengurusnya yang kompak dan tidak bossy.  Tegas dan tidak bertele-tele. Terutama founder-nya yang betul-betul the true leader.  Seorang founder yang menjadi perekat bagi kita semua. 

Disamping itu tentunya, saya bisa berkenalan dan membina persahabatan dengan wanita Indonesia di seluruh dunia yang luar biasa, yang bangga menjadi seorang wanita dengan segala kesehariannya.

WOL juga sangat peduli akan para anggotanya, terbukti dengan dibentuknya program Care dan Celebration yang memastikan bahwa seluruh anggota mendapat perhatian khusus pada hari istimewa mereka.  Para anggota juga memastikan bahwa sesama anggota mendapatkan respon dan bantuan segera jika mereka membutuhkan bantuan. 

Salut untuk WOL, para pengurus dan anggotanya.  Saya yakin WOL akan maju dan berkembang menjadi perkumpulan virtual wanita Indonesia yang menonjol dimasa depan.

Selamat atas kerja keras Anda semua, dan terima kasih atas persahabatan yang anda semua berikan, rasa persahabatan yang membuat saya merasa tidak sendirian dan terasing sebagai wanita Indonesia yang hidup di budaya dan kebiasaan yang berbeda.

Q2: Apa yang membedakan WOL dengan perkumpulan virtual wanita Indonesia yang sejenis?

Ria Jumriati

A: Persahabatan dan keakraban yang melebur semua perbedaan yg ada, dan tidak semua komunitas forum/milist wanita yg memiliki komitmen yg  tinggi seperti yang sudah diberikan WOL selama ini.

 Dewi Tanjung

A: di WOL ada interaksi dua arah dari masing2 anggota nya atau dari anggota dgn admin, moderator bahkan Owner forumnya....di forum2 lain bukan satu dua kali kita hanya register saja...dan cari apa yg kita perlu kemudian selesai...tapi tidak adanya...penghargaaan2 sebagai member baru, atau sambutan dari anggota lama ke anggota baru.....hal2 tersebut lah yg membuat kita sangat nyaman selalu ingin mampir dan berinteraksi di WOL 

Seperti di kehidupan yang nyata....

jadi pada akhirnya kalau bisa disummary adalah WOL menjadikan sarana Forum dan Milis yg merupakan perkumpulan virtual sebagai sarana nyata dengan result nyata dan dapay dipertanggung jawabkan, bagiku hal ini lah uang paling utama dari kelebihan / membedakan Wol dengan perkumpulan Virtual yg lain karena kekurangan dari persahabatan dunia maya adalah siapa saja bisa bertindak apa saja tanpa memikirkan resikonya...di WOl forum dan Milis walaupun virtual tapi semuanya real nyata

Saraswati Hari

A: Topik yang diangkat di WOL beda dari milis-milis yang lain, bukan sekedar remeh-temeh ato numpang beken aja..hehehe..tapi bener2 bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan dengan info dari temen2 WOL yang ada di luar negeri...

 Tatik—Godong Jeruk

A: Walaupun membernya terpisahkan jarak dan waktu tapi keakraban
dan rasa persahabatan membuatnya tidak terasa...keep up the good work.
WOL.

 Sitha Pinet

A: Di dalam WOL, diskusi dan sharing lebih bermutu dan berbobot, tidak sekedar basa-basi atau gosip. Banyak pembahasan yang menambah pengetahuan dan ketrampilan kita.

 Diana Jachmann

A: disini semua bisa unjuk gigi... pamer yg positif, pamer keterampilan dan dibagi-bagi ke anggota lainnya... jadi disini  kita bisa belajar banyak, dan yg udah punya keterampilan khusus gak pelit buat bagi-bagi ilmunya, dan sejujurnya saya seneng sekali liat pameran anggota WOL dari lukisan, foto, digital things, resep masakan, dan lain-lain, bahkan ada tempat curhat segala! yg model begini saya gak bisa nemuin dimana-mana, cuma di WOL.

Eka Orr

A: Gak bisa jawab nih, soalnya gak join dgn perkumpulan virtual wanita Indonesia lain yang sejenis.

 Ellen Antheunis

A: Hampir semua ada disini, dari obrolan biasa, info2, mix marriage, cooking & baking, knitting, puisi, novel...apa lagi ya...

 Patty Thorbergsen

A: menurut aku pribadi karena WOL tidak mengkotak-kotakan tujuan maupun tema persahabatan. Siapa saja dan dimana saja .... dan yang paling penting aku dapat teman-2 yang benar benar tulus dan menjunjung tinggi nilai persahabatan.

 Ikawati (Icha) Napitupulu

A: Emang ada yah Perkumpulan yg sejenis?? I dunno..

 Marsia Yuliananda

A: Mungkin karena punya agenda yang kompak.. jadi tiap minggu ada agendanya, (Walopun daku banyak jarangnya ikutan ngisi topik.. maaf ya...) Ada sekumpulan orang baik yang memikirkannya (Trims buat pengurus)... Dan tidak ada perbedaan, pengkotakan.. 

 Dian Ratna Ekowati

A: ga ada restriction buat ngomongin apa aja & support yg besar antar sesama anggota WOL.

 Ani S-J

A:  WOL menawarkan persahabatan secara virtual tapi nyata dan menjaga posisinya untuk tetap netral, tidak membicarakan politik, maupun SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan).  Yang paling penting WOL itu berupaya untuk menjunjung tinggi posisi kita sebagai wanita Indonesia, tetap membumi dan mengingatkan kita bahwa dimanapun kita tinggal, dan kepada siapapun kita menikah, kita tetap manusia Indonesia yang tidak melupakan asal-usulnya. 

 ** Rupanya cinta pengurus dan pendiri WOL kepada anggotanya tidak bertepuk sebelah tangan….(tersenyum lebar)…., terbukti dengan respon yang cukup banyak dari para anggota WOL untuk menjawab Q&A atau angket “Apa Yang Membuat Anda Tetap Lengket di WOL”.  Ini membuktikan adanya rasa kepedulian yang begitu tinggi para anggota terhadap WanitaOnline.com.

 Sumber bacaan:

1) Maslow, Abraham; Maslow's hierarchy of needs, dari http://en.wikipedia.org/wiki/Maslow's_hierarchy_of_needs

2) Hasil Q&A (Angket) anggota WanitaOnline.com

 Sumber bacaan:
1) Maslow, Abraham; Maslow's hierarchy of needs, dari http://en.wikipedia.org/wiki/Maslow's-hierarchy-of-needs
2) Hasil Q&A (Angket) anggota WanitaOnline.com