Mungkin diantara kita masih merasa
asing dan mempertanyakan: “Mengapa kita merayakan
father’s day?” namun tidak demikian halnya dengan perayaan
mother’s day sebagai suatu perayaan yang memang wajar dan patut
dirayakan. Jawaban cukup menarik diberikan oleh beberapa anggota
WanitaOnline Society antara lain adalah “ibu tugasnya di rumah
memenuhi segala kebutuhan anak-anak dan suami, mengandung anak,
melahirkan, membantu anak-anak jika ada masalah, jadi dimata anak,
ibulah segala-galanya karena figur ibu selalu berada diseputar rumah dan
dekat dengan mereka”.
Tentunya anak-anak juga sayang pada
ayah mereka, namun karena peran ayah sebagai pemberi nafkah finansil
yang menuntut mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah,
menyebabkan peran ayah sering ditempatkan dalam posisi yang kurang
penting jika dibandingkan dengan ibu. Sedangkan di Indonesia, hal
ini erat kaitannya dengan budaya Indonesia yang menempatkan peran ibu
jauh lebih besar dibandingkan dengan ayah, contohnya: peribahasa yang
sangat sering digunakan dalam mendidik moral anak mereka yaitu “Surga di
telapak kaki ibu.”
Meskipun
secara tradisional ayah lebih dilihat sebagai pemberi nafkah dan panduan
kepada anak-anak mereka, namun pada abad ke-21 peran ayah tersebut telah
berubah. Dengan semakin banyaknya suami dan istri yang bekerja,
keterlibatan ayah dalam mengasuh anak-anaknya menjadi semakin besar.
Saat ini, sudah merupakan hal yang biasa bagi seorang ayah untuk
mengganti popok atau mengambil alih tugas untuk menidurkan anak yang
dianggap pekerjaan cukup sulit sebagai orang tua. Suami istri
saling membantu dalam merawat anak-anak mereka. Adanya perubahan
budaya tersebut mendorong hubungan ayah dan anak khususnya peran ayah
dalam perkembangan emosional anak menjadi semakin penting.
Dalam
perkembangan kehidupannya, anak-anak juga tergantung kepada ayah mereka
pada hal-hal yang berkaitan dengan segi spiritual, emosional, fisik,
keuangan, sosial dan keberadaannya sebagai manusia. Bagi anak
perempuannya, ayah adalah laki-laki ideal di dunia dan juga merupakan
laki-laki pertama dalam kehidupan mereka yang sangat dikagumi, sementara
bagi anak laki-lakinya, seorang ayah adalah tokoh idola yang tiada
tandingannya dan merupakan sumber inspirasi dalam kehidupan mereka.
Di negara barat, contohnya Amerika
Serikat, pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak ini dituangkan
dalam hukum ketenagakerjaan yang berkaitan dengan kesejahteraan
karyawan. Hukum ini dibuat berkat jasa Gerakan Kaum Feminis atau
Women’s Liberation1). Setiap perusahaan di Amerika,
memberikan
paternity leave
atau cuti sebagai ayah yang berkaitan dengan kesejahteraan anak kepada
karyawan laki-laki disamping maternity leave atau cuti melahirkan
kepada karyawan wanita.
Kapan Perayaan Father’s
Day di Seluruh dunia?
Perayaan resmi Father’s Day
berbeda disetiap negara. Daftar berikut ini merupakan contoh dari
perayaan disetiap negara tersebut. 3)
Argentina, Bahamas, Bangladesh,
Bulgaria, Canada, Chile, Colombia, Costa Rica, Cuba, Cyprus,
Czech Republic, France, Greece, Guyana, Hong Kong, India,
Ireland, Jamaica, Japan, Malaysia, Malta, Mauritius, Mexico,
Netherlands, Pakistan, Panama, Paraguay, Peru, Philippines,
Puerto Rico, Saint Vincent and the Grenatdines, Singapore,
Slovakia, South Africa, Sri Lanka, Switzerland, Trininidad and
Tobago, Turkey, United Kingdom, United States, UAE, Venezuela,
Zimbabwe.
June 17
El Salvador,
Guatemala, Brunei
June 23
Nicaragua, Poland, Uganda
Second Sunday of
July
July
13, 2008
Uruguay
Last Sunday of
July
July
27, 2008
Dominican Republic
Second Sunday of
August
August 10, 2008
Brazil
August 8
Republic of China, People’s
Republic of China*
First Sunday of
September
September 7, 2008
Australia,
New Zealand
New Moon of
September
September 29, 2008
Nepal
First Sunday of
October
October 5, 2008
Luxembourg
Second Sunday of
November
November 9, 2008
Estonia,
Finland, Norway, Sweden
December 5
Thailand
*
In
China (under the title of
Republic of China, still under
Nationalist rule at the time), Father's Day on August 8 was first held
in
Shanghai in 1945.
Bagaimana
Father’s Day Dirayakan?
Untuk menghormati pengabdian, pengorbanan dan jasa yang diberikan
oleh figur ayah di seluruh dunia, biasanya anak-anak dan keluarga
memberikan kartu, coklat, bunga dan juga hadiah dalam bentuk lainnya
untuk menyataan perasaan cinta kepada figur ayah.
Di Indonesia walaupun father’s day tidak dirayakan secara resmi,
pernyataan cinta dan penghargaan kepada figur ayah ini biasanya
dirayakan dengan keluarga maupun teman-teman dekat pada hari ulang tahun
mereka.
Bagi anggota WanitaOnline yang menikah dengan pasangan dari budaya yang
berbeda, father’s day merupakan kegiatan yang rutin dilakukan dengan
anak-anak mereka. Pada father’s day, biasanya anak-anak akan
menghabiskan waktunya seharian dengan ayah mereka dan juga memanjakan
ayah mereka dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan menarik,
seperti: memberikan breakfast in bed atau memasak masakan kesukaan ayah,
bermain sepak bola, berjalan-jalan di taman dan bersepeda.
Father’s day juga dirayakan untuk memberikan
penghargaan kepada mereka yang berperan sebagai ayah dalam kehidupan
kita, seperti: kakek, ayah angkat, ayah tiri, paman, kakak laki-laki.
Siapapun mereka; mereka adalah figur mulia yang telah memberikan cinta
kasih dan pengorbanan yang tanpa batas, untuk itu marilah kita rayakan
bersama hari penting ini.
"
Happy
Father's Day", "Selamat Hari Ayah", "Glucklicher Vatertag",