Flower Lovers AND Big Supper    

Karya

Dewi Tanjung, Jakarta

Disajikan oleh Christy Washington (Ketua Harian)

 

Cantik, lincah, ceria, itulah kesan yang kita tangkap dari coretan-coretan cat minyak dan akrilik "Flower Lovers" dan "Big Supper" karya Dewi Tanjung. Dewi yang memiliki bakat alam melukis dan memasak ini mengekspresikan kecintaannya pada warna-warna kehidupan di sekelilingnya melalui lukisan-lukisan yang dinamis seperti kepribadian yang dimilikinya. Dalam kesempatan ini, WOL Newsletter ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Dewi untuk berbagi bakat yang luar biasa tersebut dengan semua anggota WOL
 

Flower Lovers 

150 cm X 100 cm, Oil Painting

Ide dari serenity of the Rio grande

 

 Keterangan: Lukisanku yang ke 5,  aku suka banget hasil lukisan ini,

di buat dengan kanvas terbesar saat ini.

 

Big Supper    
90 cm X  80 cm, Oil Painting

Ide; Karena senang memasak...aku terinspirasi untuk melukis hal-hal yg berhubungan dengan masakan...dan inilah hasilnya.......Selesai ; Juli 2007

 

Cerita Mengenai dan seputar Lukisan;

 

Sebenarnya aku sudah suka melukis sejak aku duduk di bangku SD. 

 

Waktu SD kelas 6 rasanya aku pernah membuat  2 atau 3 lukisan oil, dan aku masih inget judul lukisannya adalah “3 bidadari, 3 penari balet”;  trus tidak pernah terjadi apa2 lagi, karena aku tidak pernah mengikuti pendidikan formal untuk melukis, bahkan waktu mau kuliah, aku sampaikan ke Ortu bahwa aku kepengen masuk senirupa, tapi mereka keberatan dan menyarankan aku masuk Arsitektur.  Akhirnya kurang lebih 17 tahun yang lalu aku jadi Arsitek dan mulai kerja macem2 di konsultan, kontraktor, dan kebanyakan di perusahaan asing. Walau aku juga tidak murni jalanin profesi arsitekku, karena kebanyakan aku menjadi marketing yang menawarkan jasa arsitek, cari project, dll.  Dan sampai kira kira 1 tahun yang lalu aku berhenti kerja, tepatnya sekitar bulan April 2007 (persisnya lupa), entah gimana aku kepengen melukis lagi, kemudian aku panggil guru dari Hadiprana dan belajar kira kira selama 1,5 bulanan, kemudian sejak mengerti sedikit teknik2 nya aku memutuskan untuk melanjutkan sendiri.

 

Ilmu yang bisa aku transfer ini adalah yang waktu les itu, aku disuruh siapkan Cat Acrylic 1 sr dulu sebelum masuk ke Minyak, juga kuas yang tebal, dan kuas ukuran no.1 dan no.2 yang tipis, trus aku dipinjemin buku  judulnya Leonardo Collection “Let Us Paint Flowers 20” by Leonardo Da Vinci, dan beli yang landscape 16 dari koleksi yang sama.

 

Kemudian alat2 lain yang harus punya sebelum melukis:

 

   Kanvas yang ukuran 60 X 80 untuk pertama kali dan kedua

   Cat acrylic 1 set

   Cat minyak 1 set

   Board untuk cat nya, mangkok penyampur cat,

   Kuas yang disebutkan diatas, minimum 3 macam, yang paling tipis, untuk sketsa

   minyak campuran/ oil untuk menyampur, oil ini kadang juga bisa buat mengkilatkan gambar

   tinner buat cuci kuas, dll

   trus pensil dan penghapus.

  

(Jangan lupa pakai celemek, supaya jangan kotor, karna kalau kena baju susah sekali untuk di hilangkan. Ada alternatif lain dengan menggunakan tinner, tapi efek sampingannya kain bisa rusak,  kalo aku pertama2 saja pake abis itu langsung saja.

Trus apalagi yah, pas sudah mau masuk dengan menggunakan pasta aku berhenti , pasta boleh deh kalo entar2 nya perlu juga. Pasta itu untuk menebalkan cat supaya ada efek timbul2 gitu).

 

 Pertama2 kita disuruh pilih gambar yang gampang dulu seperti bunga, melukis itu paling gampang melukis bunga, trus bikin sketsa dari gambar bunga bukunya Leonardo Da Vinci itu, untuk sketsanya pake pinsil dulu,  setelah selesai baru kita kasih warna dasar, untuk menutupin semua gambar sketsa, baru satu2 kita mengisi dalam sketsa kita dengan warna.