BAGAIMANA MENGATASI PERBEDAAN

DI DALAM PERKAWINAN DAN KITA TETAP BAHAGIA

Oleh: Christy Washington, California, USA

Ketua Harian WanitaOnline Society

 

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita mempunyai perbedaan dengan kekasih atau dengan suami kita yang tercinta. Apakah itu perbedaan dalam sifat, hobby, kebiasaan, latarbelakang, pendidikan dan budaya yang tentunya dengan semua perbedaan tersebut kita berusaha untuk STAY HAPPY.

 

Setiap perkawinan atau hubungan tentunya pasti ada perbedaan, berdasarkan pengalaman masing-masing, dan tiap pasangan tentunya berbeda-beda, Perbedaan antara kita dengan suami atau pasangan kita janganlah menjadi kendala untuk mempunyai perkawinan atau hubungan yang bahagia, kita harus belajar untuk melihat, menerima, menghargai dan menjalani perbedaan yang ada. Konsekwen dalam setiap perkataan dan tindakan, sehingga setiap kali kita ada masalah, dapat dengan cepat bisa terselesaikan, juga tentunya harus diselesaikan dengan kepala dingin dan komunikasi yang jelas.


Terkadang perceraian atau putusnya suatu hubungan terjadi dikarenakan kurangnya komunikasi dan keterbukaan dari kedua belah pihak pasangan tersebut.

Perlu diingat dan diketahui bahwa perbedaan selalu ada dalam suatu hubungan karena setiap orang, setiap pribadi mempunyai kepribadian atau personality yang berbeda-beda.


Sering juga kita mendengar kata, “Nobody’s perfect” dan memang tidak ada orang yang sempurna, setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena perbedaan inilah maka setiap pasangan dapat saling mengisi kekurangan masing-masing dengan kelebihan masing-masing dengan cara menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan kita masing-masing, yang tentunya ini tidak akan terjadi dalam waktu yang singkat, tapi dengan kesabaran, kasih sayang dan toleransi, keharmonisan dalam perkawinan atau hubungan akan tercapai.

 

Jadi perbedaan dalam perkawinan atau suatu hubungan itu pasti selalu ada, pada umumnya dalam setiap hubungan pasti ada gelombang pasang surutnya, yang harus kita ketahui adalah bagaimana caranya supaya kalau lagi pasang atau bahagia kita tidak lupa diri atau bila keadaan sedang surut jangan biarkan berlarut-larut.

Karena perbedaan sudah pasti ada beberapa hal penting yang harus kita pegang adalah:


KOMUNIKASI, semarah apapun kita pada suami atau pasangan kita usahakanlah untuk tetap berkomunikasi, sampaikan uneg-uneg atau perasaan kita pada saat itu juga baik secara verbal atau bila kita mempunyai kesulitan untuk terbuka dengan kata-kata, coba lakukan secara tertulis dan harus langsung kepada yang bersangkutan (seharusnya jangan membicarakan suami atau pasangan kita ke teman, saudara, atau bahkan orang tua sendiri, karena pada akhirnya suami / pasangan kita dan kita sendiri adalah satu, dengan membicarakan si dia, akan menjadi aib bagi diri kita sendiri).

Satu hal yang harus diingat komunikasi berlaku mulai dari hal yang kecil ke hal yang besar, jangan menunggu atau dibiarkan berlarut-larut sambil menunggu waktu yang tepat, mungkin ini akan membuat masalah lebih parah dan terlambat untuk menyelamatkan hubungan atau perkawinan kita, sampaikan sesegera mungkin, sehingga permasalahan dapat terselesaikan sesegera mungkin.
Cobalah untuk lebih terbuka dalam menyampaikan pendapat, dan untuk lebih berani mengungkapkan isi hati. Salah satu cara untuk mengatasi perbedaan dengan pasangan kita adalah selalu mencoba menghitung kebaikan suami daripada memikirkan kekurangan ataupun perbedaan yang ada.

KEJUJURAN, beberapa pendapat mengatakan bahwa ada “White Lies”, yang artinya kebohongan demi kebaikan bersama, yang juga konon bisa jadi senjata atau penangkal keributan dalam rumah tangga atau hubungan tapi kejujuran adalah hal yang utama dalam menjalin suatu hubungan, karena dengan adanya kejujuran maka semua hal akan menjadi sangat transparan dan akan menanamkan kepercayaan terhadap pasangan kita.

KEPERCAYAAN, mungkin ini adalah yang paling susah kita lakukan, mungkin kita dapat memberikan kepercayaan kita, tapi sebagai manusia kadang rasa cemburu itu tetap selalu ada. Contoh mungkin suami atau pasangan kita senang nonton TV atau film yang ada wanita sexynya dan ini membuat cemburu, yang sudah jelas orangnya tidak nyata, tapi sebagai wanita kadang kita tidak bisa menolak atau menyembunyikan rasa cemburu. Maka ada baiknya bagi kita untuk membicarakannya dengan pasangan kita biarpun ini adalah hal yang kecil tapi bila itu membuat kita tidak merasa tentram atau bahagia, suatu saat akan menjadi besar atau menjadi sesuatu yang selalu mengganggu pikiran kita dan yang akhirnya akan mengganggu hubungan atau perkawinan kita. Cara menyampaikan perasaan kita tersebut juga bisa bervariasi, bisa dilakukan dengan bercanda, atau celetuk atau dengan pembicaraan serius dari hati ke hati, yang penting jangan hanya berdiam diri dan menyimpan dalam hati.

TEAMWORK, keluarga adalah teamwork, jadi salah satu dari pasangan baik itu kita sendiri atau pasangan kita ada yang melakukan kesalahan atau sedang ada masalah, ini dapat mengganggu hubungan kita atau perkawinan kita, maka ada baiknya untuk dipikirkan bersama-sama jalan keluarnya dan selalu untuk meng-support apapun keputusan yang sudah diambil bersama, dan juga jangan lupa untuk selalu memberikan pelukan, ciuman atau pujian. Memberikan pujian kepada pasangan kita, walaupun hanya pujian-pujian kecil tetapi bisa membesarkan hati pasangan dan merasakan kita semakin 'ada'. Karena berawal dari pujian2 kecil itulah 'perbedaan itu semakin tidak terasa'.

FOKUS, kadang waktu kita sedang berselisih atau ada masalah, janganlah mengungkit-ungkit hal-hal lain, tetap berfokus pada masalah (issue) yang sedang dibicarakan. Harus diakui memang agak susah untuk fokus dalam satu hal bila sedang ada masalah, emosi biasanya meluap membuat kita susah untuk berpikir secara objective.

TOLERANSI & KOMPROMI, Kalau perbedaan itu menimbulkan masalah, kita perlu untuk duduk bersama dan berkomunikasi, cobalah mencari jalan keluar yang adil untuk kedua belah pihak. Karena setiap pasangan mempunyai cara yang berlainan dalam menyelesaikan masalah mereka, mungkin jalan keluar untuk pasangan yang satu tidak sama dengan untuk pasangan lainnya, semuanya tergantung dari latar belakang masing-masing, apa yang mereka butuhkan, dan terutama apa yang dapat membuat mereka bahagia. Banyaknya perbedaan yang ada dalam suatu perkawinan atau hubungan, maka setiap pasangan memerlukan negosiasi, pengorbanan, pengertian, dan mengalah satu sama lain, sampai adanya kesepakatan dari kedua belah pihak.

Berikut ini ada beberapa tips yang patut dicoba dan perlu dilakukan untuk memperkokoh ikatan cinta di antara anda berdua.

 

 

ATURAN MAIN PERKAWINAN BAHAGIA!


Jangan pernah marah pada saat yang sama. Bila si dia sedang marah, kita sebaiknya tidak terpancing, demikian pula sebaliknya.
Jangan pernah membentak satu sama lain.
Jika Anda harus mengkritiknya, lakukan dengan manis atau halus.
Jangan pernah mengungkit-ungkit kesalahan di masa lalu.
Jadikan pasangan Anda sebagai orang yang paling penting dalam kehidupan Anda.
Jangan pernah pergi tidur saat argumen belum terselesaikan.


Dalam suatu perkawinan egoisme masing-masing harus ditekan, bicarakan pada suami atau istri kita tentang pendapat dan keberatan-keberatan kita, jangan membicarakan atau mendiskusikan suatu masalah bila salah satu dari kita atau keduanya dalam keadan lelah. Dan yang terutama sekali jangan mendiskusikan atau berdebat didepan anak-anak jadi carilah tempat dan waktu yang paling baik untuk menyelesaikan suatu persoalan atau perbedaan pendapat antara suami istri.

Perbedaan juga kadang datang dari perbedaan ras dan culture, dengan menikahi orang dari lain ras dan culture, akan membuat cara berpikir kita berubah dan menambah wawasan baru mengenai banyak hal dan juga dalam hak kita sebagai wanita, yang tidak hanya di monopoli oleh kaum pria. Contoh kalau kita melihat di Indonesia, mayoritas dalam suatu keluarga, ayah adalah kepala keluarga/King of the house, tapi tinggal di luar negri, seperti di Amerika atau di Eropa, dalam suatu keluarga ada King dan juga Queen. Suami dan Istri mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam suatu rumah tangga. Pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak bukanlah hanya tugas istri saja tapi suami juga mempunyai kewajiban yang sama dalam hal mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga.


Tapi ini semua juga kembali, bagaimana kita berkomunikasi dan mencari jalan tengah untuk berkompromi dengan perbedaan yang ada.

Intinya, dalam suatu perkawinan dan suatu hubungan, masalah bukan pada perbedaan yang ada tetapi bagaimana pasangan itu mengatasi perbedaan yang ada. Dengan seiringnya waktu kita akan semakin saling mengerti dan lebih sabar dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul dalam perkawinan. Komunikasi yang baik, berbagi dalam berbagai hal dan perasaan nyaman satu sama lain, saling menghargai, toleransi dan kasih sayang akan dapat membantu kita dalam mengatasi perbedaan di dalam perkawinan.


Note:
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua anggota WanitaOnline-Society yang telah membagi pengalaman dan pendapat-pendapatnya untuk menjadi bahan dari artikel ini.

 

Tentang Penulis: Christy Washington adalah Ketua Harian WanitaOnline Society; yang tinggal di yang tinggal di California, USA. Kami Tim Newsletter sangat berterima kasih kepada Christy yang telah bersedia untuk berbagi artikel ini untuk sahabat-sahabat WOL..

 

*Photos: Koleksi pribadi dari Christy Washington.