Dalam
kehidupan kita sehari-hari, kita mempunyai perbedaan dengan kekasih atau
dengan suami kita yang tercinta. Apakah itu perbedaan dalam sifat,
hobby, kebiasaan, latarbelakang, pendidikan dan budaya yang tentunya
dengan semua perbedaan tersebut kita berusaha untuk STAY HAPPY.
Setiap perkawinan atau hubungan tentunya pasti ada perbedaan,
berdasarkan pengalaman masing-masing, dan tiap pasangan tentunya
berbeda-beda, Perbedaan antara kita dengan suami atau pasangan kita
janganlah menjadi kendala untuk mempunyai perkawinan atau hubungan yang
bahagia, kita harus belajar untuk melihat, menerima, menghargai dan
menjalani perbedaan yang ada. Konsekwen dalam setiap perkataan dan
tindakan, sehingga setiap kali kita ada masalah, dapat dengan cepat bisa
terselesaikan, juga tentunya harus diselesaikan dengan kepala dingin dan
komunikasi yang jelas.
Terkadang perceraian atau putusnya suatu hubungan
terjadi dikarenakan kurangnya komunikasi dan keterbukaan dari kedua
belah pihak pasangan tersebut.
Perlu diingat dan diketahui bahwa perbedaan
selalu ada dalam suatu hubungan karena setiap orang, setiap pribadi
mempunyai kepribadian atau personality yang berbeda-beda.
Sering juga kita mendengar kata, “Nobody’s
perfect” dan memang tidak ada orang yang sempurna, setiap orang
mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena perbedaan
inilah maka setiap pasangan dapat saling mengisi kekurangan
masing-masing dengan kelebihan masing-masing dengan cara menerima segala
kekurangan dan kelebihan pasangan kita masing-masing, yang tentunya ini
tidak akan terjadi dalam waktu yang singkat, tapi dengan kesabaran,
kasih sayang dan toleransi, keharmonisan dalam perkawinan atau hubungan
akan tercapai.
Jadi
perbedaan dalam perkawinan atau suatu hubungan itu pasti selalu ada,
pada umumnya dalam setiap hubungan pasti ada gelombang pasang surutnya,
yang harus kita ketahui adalah bagaimana caranya supaya kalau lagi
pasang atau bahagia kita tidak lupa diri atau bila keadaan sedang surut
jangan biarkan berlarut-larut.
Karena perbedaan sudah pasti ada beberapa hal
penting yang harus kita pegang adalah:
KOMUNIKASI, semarah apapun kita pada suami
atau pasangan kita usahakanlah untuk tetap berkomunikasi, sampaikan
uneg-uneg atau perasaan kita pada saat itu juga baik secara verbal atau
bila kita mempunyai kesulitan untuk terbuka dengan kata-kata, coba
lakukan secara tertulis dan harus langsung kepada yang bersangkutan
(seharusnya jangan membicarakan suami atau pasangan kita ke teman,
saudara, atau bahkan orang tua sendiri, karena pada akhirnya suami /
pasangan kita dan kita sendiri adalah satu, dengan membicarakan si dia,
akan menjadi aib bagi diri kita sendiri).
Satu hal yang harus diingat komunikasi berlaku
mulai dari hal yang kecil ke hal yang besar, jangan menunggu atau
dibiarkan berlarut-larut sambil menunggu waktu yang tepat, mungkin ini
akan membuat masalah lebih parah dan terlambat untuk menyelamatkan
hubungan atau perkawinan kita, sampaikan sesegera mungkin, sehingga
permasalahan dapat terselesaikan sesegera mungkin. Cobalah untuk lebih terbuka dalam menyampaikan
pendapat, dan untuk lebih berani mengungkapkan isi hati. Salah satu cara
untuk mengatasi perbedaan dengan pasangan kita adalah selalu mencoba
menghitung kebaikan suami daripada memikirkan kekurangan ataupun
perbedaan yang ada.
KEJUJURAN, beberapa pendapat mengatakan
bahwa ada “White Lies”, yang artinya kebohongan demi kebaikan bersama,
yang juga konon bisa jadi senjata atau penangkal keributan dalam rumah
tangga atau hubungan tapi kejujuran adalah hal yang utama dalam menjalin
suatu hubungan, karena dengan adanya kejujuran maka semua hal akan
menjadi sangat transparan dan akan menanamkan kepercayaan terhadap
pasangan kita.
KEPERCAYAAN, mungkin ini adalah yang
paling susah kita lakukan, mungkin kita dapat memberikan kepercayaan
kita, tapi sebagai manusia kadang rasa cemburu itu tetap selalu ada.
Contoh mungkin suami atau pasangan kita senang nonton TV atau film yang
ada wanita sexynya dan ini membuat cemburu, yang sudah jelas orangnya
tidak nyata, tapi sebagai wanita kadang kita tidak bisa menolak atau
menyembunyikan rasa cemburu. Maka ada baiknya bagi kita untuk
membicarakannya dengan pasangan kita biarpun ini adalah hal yang kecil
tapi bila itu membuat kita tidak merasa tentram atau bahagia, suatu saat
akan menjadi besar atau menjadi sesuatu yang selalu mengganggu pikiran
kita dan yang akhirnya akan mengganggu hubungan atau perkawinan kita.
Cara menyampaikan perasaan kita tersebut juga bisa bervariasi, bisa
dilakukan dengan bercanda, atau celetuk atau dengan pembicaraan serius
dari hati ke hati, yang penting jangan hanya berdiam diri dan menyimpan
dalam hati.
TEAMWORK, keluarga adalah teamwork, jadi
salah satu dari pasangan baik itu kita sendiri atau pasangan kita ada
yang melakukan kesalahan atau sedang ada masalah, ini dapat mengganggu
hubungan kita atau perkawinan kita, maka ada baiknya untuk dipikirkan
bersama-sama jalan keluarnya dan selalu untuk meng-support apapun
keputusan yang sudah diambil bersama, dan juga jangan lupa untuk selalu
memberikan pelukan, ciuman atau pujian. Memberikan pujian kepada
pasangan kita, walaupun hanya pujian-pujian kecil tetapi bisa
membesarkan hati pasangan dan merasakan kita semakin 'ada'. Karena
berawal dari pujian2 kecil itulah 'perbedaan itu semakin tidak terasa'.
FOKUS, kadang waktu kita sedang berselisih
atau ada masalah, janganlah mengungkit-ungkit hal-hal lain, tetap
berfokus pada masalah (issue) yang sedang dibicarakan. Harus diakui
memang agak susah untuk fokus dalam satu hal bila sedang ada masalah,
emosi biasanya meluap membuat kita susah untuk berpikir secara
objective.
TOLERANSI & KOMPROMI, Kalau perbedaan itu
menimbulkan masalah, kita perlu untuk duduk bersama dan berkomunikasi,
cobalah mencari jalan keluar yang adil untuk kedua belah pihak. Karena
setiap pasangan mempunyai cara yang berlainan dalam menyelesaikan
masalah mereka, mungkin jalan keluar untuk pasangan yang satu tidak sama
dengan untuk pasangan lainnya, semuanya tergantung dari latar belakang
masing-masing, apa yang mereka butuhkan, dan terutama apa yang dapat
membuat mereka bahagia. Banyaknya perbedaan yang ada dalam suatu
perkawinan atau hubungan, maka setiap pasangan memerlukan negosiasi,
pengorbanan, pengertian, dan mengalah satu sama lain, sampai adanya
kesepakatan dari kedua belah pihak.
Berikut ini ada beberapa tips yang patut dicoba
dan perlu dilakukan untuk memperkokoh ikatan cinta di antara anda
berdua.
ATURAN MAIN
PERKAWINAN BAHAGIA!
Jangan pernah marah pada
saat yang sama. Bila si dia sedang marah, kita sebaiknya tidak
terpancing, demikian pula sebaliknya. Jangan pernah membentak satu sama lain. Jika Anda harus mengkritiknya, lakukan dengan
manis atau halus. Jangan pernah mengungkit-ungkit kesalahan di masa
lalu. Jadikan pasangan Anda sebagai orang yang paling
penting dalam kehidupan Anda. Jangan pernah pergi tidur saat argumen belum
terselesaikan.
Dalam suatu perkawinan egoisme masing-masing
harus ditekan, bicarakan pada suami atau istri kita tentang pendapat dan
keberatan-keberatan kita, jangan membicarakan atau mendiskusikan suatu
masalah bila salah satu dari kita atau keduanya dalam keadan lelah. Dan
yang terutama sekali jangan mendiskusikan atau berdebat didepan
anak-anak jadi carilah tempat dan waktu yang paling baik untuk
menyelesaikan suatu persoalan atau perbedaan pendapat antara suami
istri.
Perbedaan juga kadang datang dari perbedaan ras
dan culture, dengan menikahi orang dari lain ras dan culture, akan
membuat cara berpikir kita berubah dan menambah wawasan baru mengenai
banyak hal dan juga dalam hak kita sebagai wanita, yang tidak hanya di
monopoli oleh kaum pria. Contoh kalau kita melihat di Indonesia,
mayoritas dalam suatu keluarga, ayah adalah kepala keluarga/King of the
house, tapi tinggal di luar negri, seperti di Amerika atau di Eropa,
dalam suatu keluarga ada King dan juga Queen. Suami dan Istri mempunyai
hak dan kewajiban yang sama dalam suatu rumah tangga. Pekerjaan rumah
tangga dan mengurus anak bukanlah hanya tugas istri saja tapi suami juga
mempunyai kewajiban yang sama dalam hal mengurus anak dan pekerjaan
rumah tangga.
Tapi ini semua juga kembali, bagaimana kita
berkomunikasi dan mencari jalan tengah untuk berkompromi dengan
perbedaan yang ada.
Intinya, dalam suatu perkawinan dan suatu
hubungan, masalah bukan pada perbedaan yang ada tetapi bagaimana
pasangan itu mengatasi perbedaan yang ada. Dengan seiringnya waktu kita
akan semakin saling mengerti dan lebih sabar dalam menghadapi
masalah-masalah yang timbul dalam perkawinan. Komunikasi yang baik,
berbagi dalam berbagai hal dan perasaan nyaman satu sama lain, saling
menghargai, toleransi dan kasih sayang akan dapat membantu kita dalam
mengatasi perbedaan di dalam perkawinan.
Note: Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua
anggota WanitaOnline-Society yang telah membagi pengalaman dan
pendapat-pendapatnya untuk menjadi bahan dari artikel ini.
Tentang Penulis:
Christy Washington
adalah Ketua Harian WanitaOnline Society; yang tinggal di yang
tinggal di California, USA.
Kami Tim Newsletter sangat berterima kasih kepada
Christy yang telah bersedia untuk berbagi artikel ini untuk
sahabat-sahabat WOL..