Merajut Benang Kasih

By : Lina Ctl - USA

Sebagian orang menganggap emosi erat kaitannya dengan harga diri. Maka tak heran, banyak sekali perseteruan yang pasti melibatkan emosi tingkat tinggi, demi mempertahankan harga diri.

Dari urusan politik hingga komunitas kecil seperti hubungan sahabat dan keluarga. Sering terjadi perpecahan hanya karena mendahulukan emosi. Manusiawi, jika terlalu sulit memilah emosi, harga diri dan prinsip. Selalu terjadi benturan, yang secara manusiawi pula jika emosi selalu tampil sebagai pemenang. Demi kepuasan harga diri dan prinsip yang menjadi harga mati.

Lalu apa yang terjadi? hilangnya ikatan silaturahim atau malah dendam yang tak juga sulut ketika emosi di biarkan memegang piala kemenangan pada semua masalah di kehidupan ini. Sangat mudah menulis, terlalu pelik dalam implementasi. Karena setiap permasalahan, memiliki penyelesaian yang menuntut energy positif dan negative kita, untuk berperan seimbang. Rasanya, orang suci sekalipun sering kesulitan melakukannya. Kita semua, terutama kaum hawa yang memiliki hormone ‘jumpalitan’ di waktu tertentu, tentu masih terus belajar dan berjuang untuk memproduksi sebanyak mungkin energy positif untuk meredam emosi yang selalu bermuatan negative.

 Dibulan penuh kasih sayang ini, mungkin bisa di jadikan titik balik untuk mereview segala macam bentuk emosi yang telah berhasil kita ‘kalahkan’ atau mungkin sengaja ‘dimenangkan’ untuk tujuan dan alasan tertentu. Jika ingin jujur, coba kita buat tabel untung rugi, dengan  memenangkan atau mengalahkan si “Emosi Negative” ini. Ibarat menebar banyak benang di kehidupan ini, begitu pula networking yang kita miliki mulai dari lingkup dekat dan sempit sebagai istri. Justru karena terlalu dekat, sering sekali benang kusut terjadi dihubungan ini. Untuk itu, para pujangga cinta selalu menyebut pernikahan itu ibarat “Merajut Benang Kasih” meski sering kusut, toh tetap menghasilkan rajutan berornamen cinta.

 Kembali pada review tentang penempatan emosi kita selama ini. Alangkah indahnya, jika emosi itu kita ibaratkan sebentuk benang, entah ingin kita kaitkan kepada siapa di kehidupan ini. Suami, anak, keluarga dan sahabat. Selalu kukuhkan niat, seperti apapun kekusutan yang melanda pertalian di hubungan kita, usahakan pada hasil akhir tetap berbentuk “Rajutan Cinta Kasih”. Tanpa kita sadari, hanya ada kumparan emosi positif di dalam diri kita.  

Happy Valentine Day Untuk Sahabat Terkasih !

 Wanitaonline Society, hanya memiliki rajutan benang cinta kasih untuk sahabat sekalian. Sejauh apapun kita terpisah, sesibuk apapun hiruk pikuk kehidupan ini dan setinggi apapun kebosanan yang terkadang melanda, atau mungkin kekesalan karena salah kata, akibat takdir lidah tak bertulang. Tanamkanlah satu keyakinan, Wanitaonline Society, akan tetap bersama sahabat sekalian ! tetap mencari, menerima dan merangkul segala macam bentuk persahabatan ini untuk senantiasa memperindah rajutan cinta kasih kita sebagai satu keluarga di bumi Wanitaonline Society !

 Salam Penuh Cinta !

Founder & Pengurus Wanitaonline Society