Arti Pohon Natal
Bagiku
Oleh Evi Downs; North Carolina, USA
Anggota WOL
Mungkin selama ini orang tidak
menyadari, hubungan pohon Natal dengan arti Natal. Banyak yang bilang
kalau itu hanya tradisi, atau hanya simbol semata, atau bahkan hanya
sebagai pemanis dekorasi saat perayaan Natal.
Bila kita simak cerita tentang pohon natal yang dikupas di Wikipedia
berikut ini:
ternyata pohon natal ini, yang selanjutnya aku akan sebut pontrang (pohon
terang) memiliki rentetan cerita yang cukup panjang.
A Traditional
Danish Christmas Tree
Waktu aku masih di Jakarta, pontrang yang aku punya selalu yang
artifisial, namun begitu setiap kali pontrang dinyalakan, keindahan yang
terpancar terus mempesonaku. Apalagi di malam hari, dimana hanya kita
lihat kedap-kedip dari cahaya pontrang itu tanpa cahaya lain. Terasa
benar indahnya. Di saat sunyi dan tenang seperti itu, rasanya membuat
kita selalu ingin mengucap syukur dan perasaan terasa damai. Aku merasa
takjub, ooohh..ternyata dari suatu keindahan dapat menimbulkan kedamaian.
Setelah menikah dan tidak berdomisili di Jakarta lagi, aku dan suami
selalu mencoba mendapatkan pontrang hidup - alias yang asli di tempatku
kini. Tidak aku sangka sebelumnya bahwa pontrang asli ini makin menambah
semarak suasana Natal di rumah. Dengan harum cemara yang menyelimuti
ruang tamu kami. Benar-benar suatu perpaduan yang harmonis, antara
cahaya, keindahan, dan harum dari cemara.
Di tradisi keluarga suami ornamen-ornamen pontrang mereka selalu
terkandung memori spesial di dalamnya. Jadi setiap aku bantu menghias
pontrang di rumah mertua, sambil menggantung ornamen yang ada, beliau
selalu cerita tentang serba-serbi ornamen tersebut. Namun demikian aku
tak bosan-bosan mendengarnya karena terlihat pancaran bahagia diwajahnya
saat beliau bertutur. Beliau rajin mengumpulkan semua ornamen itu (entah
kenapa setiap tahun beliau selalu dapat hadiah berupa ornamen pontrang)
dan kemudian memajangnya. Sebelumnya aku pikir, "idih.. kok pontrang ini
kayak sampah aja, semua dipajang." Tetapi setelah mengerti akan makna
pontrang bagi keluarga suamiku ini, yaitu sebagai potret memori kasih
sayang dari tahun ke tahun, aku jadi semakin menikmati keberadaan
pontrang ,sampah, ini. Di rumah kami sendiri, walau ornamen yang ada
tidak sebanyak pontrang mertua, tetapi ada beberapa ornamen tua yang
kami miliki punya nilai sejarah di keluarga suami,peninggalan nenek dari
suamiku. Itu membuat pontrang sederhana kami menjadi lebih bermakna dan
indah.
Dan aku juga menikmati saat-saat menghias pontrang ini, terasa
kebersamaan dalam mencapai satu tujuan membuat pontrang itu indah, yang
di kehidupan sehari-hari jarang dilakukan.
Sekarang arti pontrang bagiku semakin jelas, yaitu tidak sebagai simbol
atau dekorasi rumah semata, tetapi memiliki makna lebih dalam yaitu
merupakan torehan cerita kehidupan di sepanjang masa yang kita alami
tahun lepas tahun. Perpaduan antara keindahan dan keharuman dari
pontrang sangat menyejukkan dan mendamaikan jiwa, plus cerita-cerita
kehidupan yang diwakili oleh ornamen-ornamen itu seakan sebuah torehan
memori emas yang tidak bisa dibeli oleh apapun, oleh siapapun. Dan juga
membangun kebersamaan. Luar biasa, bukan..
Andai semua orang bisa menanam makna dari pontrang ini di hati
masing-masing, pastilah dunia ini akan damai sempurna karena berisikan
kebersamaan, keindahan, keharuman, keharmonisan dan cerita indah akan
memori kasih sayang.
WOL mengucapkan banyak terima kasih pada Evi yang telah memberikan
sumbangan tulisan yang sederhana namun memberikan kehangatan dan
kenangan yang indah bagi rekan-rekan WOL yang membacanya, apalagi jika
kita mencoba berbagi spirit kasih sayang yang ditibulkannya.
Bagi rekan-rekan WOL yang ingin berkenalan lebih jauh dengan Evi silakan
mengunjungi link:
http://evidowns.multiply.com/