UCAPKAN "TERIMA KASIH"

Oleh Ria Jumriati - Jakarta, Indonesia

Ketua Harian dan Koordinator WOL Indonesia

 

 

Ada satu ungkapan yang ditulis oleh Eva Gregory dalam artikelnya yang berjudul "The Power Of Thanks" yaitu : "Whether you express thanks a hundred times a day, or haven't let these words pass through your lips in quite some time, the fact is the power of thanks can change your world today…."

 

Betapa besarnya ungkapan "Terima Kasih” yang kita ucapkan, bahkan bisa merubah dunia kita hari ini. Namun kebanyakan dari kita hanya mampu berucap terima kasih untuk hal-hal besar dan menguntungkan, sementara peristiwa kecil dan sepele kadang tidak kita beri arti hingga terlalu mahal untuk mendapat ucapan tulus sebuah kata “Terima Kasih". Misalnya, pernahkah terpikirkan oleh kita saat terbangun dipagi hari dan berucap terima kasih kepada suami yang masih setia mendampingi kita, kepada anak-anak yang telah menerima kita apa adanya sebagai Ibu mereka?. Atau kepada kedua orang tua kita, terutama Ibu yang telah merawat, membesarkan dan merelakan hidup kita terlepas darinya. Sudahkah kita sesering mungkin mengucapkan rasa terima kasih kita atas segala pengorbanan yang telah orang tua kita lakukan? Dan kepada sahabat-sahabat kita, dimanapun mereka berada yang telah memberi ruang di hati mereka untuk sekedar mengingat kita sebagai sahabat mereka. Dan tentunya berterima kasih kepada Tuhan YME atas segala karunia kehidupan yang telah terlimpah untuk kita nikmati selama ini.

 

Lalu mampukan kita mengucapkan "Terima Kasih" pada mereka yang pernah membuat hidup kita kacau bahkan menderita, karena mungkin saja lewat kehadirannya kita menemukan jalan untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Perlu kekuatan berpikir yang sangat positif untuk mengucapkan kata “Terima Kasih” yang kehadirannya terbungkus kain duka dan derita. Dan terkadang membutuhkan waktu yang berbeda bagi setiap orang untuk melihatnya sebagai suatu anuegerah.  Begitulah cara Tuhan membentuk mahluk  ciptaannya yang rapuh untuk menjadi kuat. Atau anugerah yang  terkadang dihadirkan lewat bencana, namun selalu ada hikmah bila kita mencoba untuk berterima kasih atas segala karunia nestapa dan bahagia yang datang dari NYA.

 

Sahabat saya yang terkena bencana Situ Gintung, saat ini baru menyadari dan berterima kasih kepada Tuhan YME atas bencana yang menyebabkan rumah orang tuanya dan segala isinya habis terbawa air bah. Ibunya pun turut menjadi korban atas bencana tersebut. Setelah melewati segala pertentangan dan rasa tidak adil atas kejadian ini, terpetiklah hikmah yang ternyata memberi banyak manfaat bagi dirinya dan keluarga besarnya. Seandainya rumah itu masih ada, tentu akan menjadi barang rebutan antara dirinya dan keempat saudara tirinya yang kesemuanya menuntut hak milik atas rumah tersebut. Dan dengan kejadian itu, maka huru hara keluarga tak akan pernah terjadi dan tentunya memberi ketenangan bagi almarhumah Ibunya.

 

Untuk itu, mulai hari ini ucapkanlah  "Terima kasih" kepada apa atau siapapun yang telah memberi berkah di kehidupan anda. Entah itu datang lewat suka cita atau tercermin lewat  derita. Karena di balik semua itu pasti terjanji sebuah hikmah yang kelak berbuah anugerah.

 

With every breath  I take today,

I vow to be awake..

And every step I take,

I vow to take with a grateful heart--

So I may see with eyes of love

into the hearts of all I meet,

To ease their burden when I can

And touch them with a smile of peace.

 

Te

ntang Penulis: Ria Jumriati,

Selain Ketua Harian WanitaOnline Society Ria juga adalah penulis novel, cerpen, puisi di Indonesia yang sangat menjunjung tinggi persamaan gender yang karya karya sudah di terbitkan. Info lengkap tentang Ria bisa di check di sini...>>>