...Penyajian Khusus

Ibu oh Ibu

Oleh Siti Meiyana Arafah - Jakarta, Indonesia

Anggota WOL (FB)

Melihat bias-bias sinar matahari yang akan memulai tugasnya dari balik jendela di kamar tempat saya bekerja menumpahkan ide serta segala perasaan yang ada...membuat saya berpikir, sang surya sepertinya selalu setia bekerja sesuai dengan kodratnya sebagai pemberi cahaya di kala pagi hingga terbenam di ufuk barat menjelang malam yang tugasnya kemudian digantikan oleh sang bulan sampai menjelang pagi.

Sang surya berhenti bersinar jika sang angin berhembus kencang beserta mega kelabu yang kemudian menutupi semesta untuk kemudian menjadi mendung dan gelap dan akhirnya menjadi hujan...aha...ternyata sang surya bisa dikalahkan juga oleh sang hujan.

Saya mengibaratkan sang surya adalah seorang ibu, dimana kasih sayang dia tidak putus dilekang oleh waktu terus bersinar sampai akhir waktu. Kadang dia merasa kelabu jika kita sebagai anak-anaknya suka melakukan hal-hal yang membuat dia kecewa. Hingga hujan airmata seringkali hadir diwajahnya. Namun akan kembali bersinar jika kita melakukan hal-hal yang membuat dia bahagia. Ah...ibu, makhluk yang disebut perempuan dan istimewa karena memang luar biasa.

Sejarah mencatat bagaimana perjuangan seorang ibu melahirkan, membesarkan, mendidik hingga mengantarkan anak menjadi manusia mandiri dan unggul bukan hal yang sim salabim, abrakadabra tapi perjuangan atau jihad luar biasa. Terkadang nyawa adalah pertaruhan hidupnya...

Kalau boleh jujur setiap perempuan bisa menjadi ibu tapi belum tentu setiap ibu bisa menjadi ibu yang baik dan sukses mendidik anak-anaknya. Terlebih di jaman yang serba instan ini. Orang suka bilang Money Talk...artinya jika kita memiliki uang segalanya bisa diatur. Contoh, selesai melahirkan bayi kita, sudah tersedia baby sitter, nanny atau governess pokoke macam-macam istilahnya untuk membantu mengasuh anak-anak ini. Saya tidak akan membahas mengenai para asistan ini. Bisa dimengerti kalau para ibu memiliki asistan untuk mengasuh anak-anaknya dikarenakan tuntutan hidup membuat mereka harus bekerja di luar rumah. Namun bukan berarti mereka melupakan tugas utama mendidik anak-anak menjadi manusia yang dapat memenangi kehidupan.

Ibu oh ibu...ternyata berat dan tidak gampang ya menjadi ibu...berat kalo kita menganggapnya berat dan ringan kalo kita menganggapnya ringan, semuanya berpulang kepada bagaimana menyikapinya. Melihat contoh nyata bagaimana para orang Ibu jaman dulu yang bisa memiliki anak banyak dan berhasil, tentunya sang ibu memang murni menjadi ibu rumah tangga, seluruh hidupnya diabdikan kepada keluarga. Serta melakukannya dengan ketulusan dan sepenuh hati.

Fungsi ibu jaman dulu atau sekarang yang boleh dikatakan generasi modern tetaplah sama, sebagai perempuan yang memiliki tugas membesarkan, mendidik anak dan menjadikan anak-anak sebagai sumber daya manusia yang unggul dengan cara dan polanya masing-masing. Mengikuti jaman yang terus berkembang dan maju.

Semoga para perempuan tetap bangga menjalani fungsinya sebagai Ibu dan selalu seperti matahari atau surya, selalu menyinari anak-anak dan keluarga, menjadi penerang kehidupan...tiada Ibu maka tidak adalah kita semua di muka bumi ini. Seperti dikatakan Surga ada dibawah telapak kaki ibu...

Ibu oh ibu adalah segalanya

Selamat Hari Ibu....untuk semua para perempuan yang menjadi Ibu.

 

Tentang Penulis:

 

Siti Meiyana Arafah atau akrab dipanggil Mey adalah anggota WOL di FB yang bermukim di  Jakarta, Indonesia. Selain sebagai seorang Ibu rumah tangga dengan dua orang anak, ia juga aktif sebagai wanita karir di bidang People, Business and SPA Management Consultant, Business and Program Development, dan Mey juga di kenal sebagai Motivator dan Conselor untuk Project Humanitarian.

Selain itu, Mey yang mempunyai hobi menulis dan photography dan  sering  menyalurkan hasil karyanya dalam bentuk  tulisan di dalam NOTES di Facebook Account miliknya dan semua hasil inpirasi Mei telah di bukukan dan di terbitkan dengan judul "Life is Amazing" yang merupakan
"Buku Kumpulan Artikel Life Is Amazing."

 

Di Facebook pun Mey begitu aktif di dalam bidang networking dimana Mey telah menciptakan beberapa group di FB sebagai berikut: PELITA FIKIR INDONESIA, PT (People & Business Learning Centre), SHARE POSITIVE MINDS, SkyWorld & Indonesia Women IT Awareness (IWITA) dimana Mey sebagai creator; dan EMPOWERING WOMEN OF INDONESIA; Mey sebagai National Chairperson.

Kami pengurus WOL sangat berterima kasih pada Meiyana yang bersedia untuk berbagi tulisan ini.

Satu Quote dari Mey untuk para teman2 di luar negeri,
"Take care your husband and his family; and embrace western culture; respect each other but always remember your Indonesian' (Keep your warm culture!) ...all the best for you all, take care!!