"ANAK-ANAK MULTIBAHASA”

Santi Dharmaputra, Munich, Jerman

Disadur oleh Lina Ctl - Ohio, USA (Founder WOL)

 


Banyak orang tua khawatir, mengajarkan multibahasa terhadap anak pada usia dini akan menyebabkan anak sukar berkomunikasi.

 

Untuk menghindari kebingungan anak, saya dan suami yang orang Perancis secara konsisten dan berkesinambungan menggunakan bahasa- bahasa ibu kami (Indonesia dan Perancis) dalam berkomunikasi dengan anak-anak. Sedangkan untuk bahasa asing anak, kami mempercayakannya pada sekolah dan lingkungan. Alhasil, kedua anak kami menguasai bahasa Indonesia, Perancis, Inggris, dan Jerman.

 

.....Menurut saya, sebenernya penguasaan banyak bahasa (multibahasa) sangat lumrah bagi bangsa  Indonesia. Kondisi negeri kita yang terdiri dari beragam suku bangsa, budaya dan bahasa.. menyebabkan banyak masyarakat  kita yang menguasai Bahasa Indonesia dan beberapa bahasa daerah sekaligus. Sayangnya belum banyak yang menyadari hal tersebut dan akibatnya, kala dihadapkan dengan bahasa asing, masyarakat kita seperti 'lupa' dengan potensi multibahasanya sendiri dan ada kecenderungan untuk mengesampingkan bahasa Indonesia (dan bahasa daerah) saat membesarkan anak.

 

Dalam newsletter WOL edisi terdahulu, saya sudah sempat berbagi pengalaman dalam tulisan:

 

 Tulisan-tulisan tersebut lahir karena adanya rasa peduli mengenai pentingnya penguasaan Bahasa Indonesia anak dimanapun anak tersebut bermukim. 

 

Kerjasama saya dengan 8 rekan lain dari Aku Cinta Indonesia publishing membuahkan sebuah buku yang baru saja terbit yang berjudul:  "ANAK-ANAK MULTIBAHASA: PENGALAMAN PARA IBU MEMBESARKAN ANAK DALAM BANYAK BAHASA DENGAN TETAP MEMELIHARA BAHASA INDONESIA”. Dalam buku tersebut dibahas juga teori-teori multibahasa dan  mengenai  Tips Praktis membesarkan anak dalam bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa lainnya.

 

  


 

 TUJUAN  KAMI

a. Memberikan pengertian akan pentingnya Bahasa Indonesia bagi perkembangan kepribadian anak Indonesia;

b. Menjelaskan kepada orangtua bahwa membesarkan anak dalam Bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa lainnya pada saat bersamaan (multibahasa) adalah hal yang sangat mungkin;

c. Memberi masukan teori multibahasa dan cara melaksanakannya;

d. Memacu para orangtua di dalam maupun di luar negeri untuk terus membesarkan anak dalam Bahasa Indonesia

e. Menginspirasi para orangtua untuk bisa menemukan kiat dan metode yang tepat untuk anak anaknya dalam menumbuhkembangkan bahasa bahasa anak dengan tetap mempertahankan Bahasa Indonesia

 

 HARAPAN KAMI:

1. Para orangtua di luar negeri akan mendapatkan manfaat langsung dari membaca pengalaman, teori dan tips praktis.

 

 2. Di lain pihak, mereka yang di dalam negeri akan menjadi terinspirasi oleh pengalaman saudara sebangsa yang berhasil mempertahankan  Bahasa Indonesia anak di luar negeri. Diharapkan teori dan tips praktis akan memacu para orangtua di dalam negeri untuk mengadaptasinya ke dalam kehidupan mereka sehari-hari.

 

 Buku ini juga sangat cocok bagi pemerhati topik membesarkan anak, pendidik, pencinta bahasa, atau siapapun yang ingin membaca buku untuk menambah wawasan.

 

 Para sahabat WOL bisa mendapatkan buku "ANAK-ANAK MULTIBAHASA: PENGALAMAN PARA IBU MEMBESARKAN ANAK DALAM BANYAK BAHASA DENGAN TETAP MEMELIHARA BAHASA INDONESIA” di toko buku Gramedia Grand Indonesia, Jakarta, atau langsung lewat penerbit Aku Cinta Indonesia (contact person Rahmi: +62 (0) 852 2100 5337, e mail: acipublishing@yahoo.co.id)

 

~~~~~~~~~~~

Tentang Penulis: Santi Dharmaputra, adalah anggota WOL di Munich, Jerman. Ia adalah co-editor dan co-penulis dari buku 'Anak-Anak Multibahasa: Pengalaman Para Ibu Membesasrkan Anak Dalam Banyak Bahasa Dengan Tetap Memelihara Bahasa Indonesia”. Kami pengurus WOL sangat berterima kasih kepada Santi yang telah bersedia untuk berbagi artikel ini dengan sahabat-sahabat WOL. Untuk lebih mengenal Santi silahkan kunjungi website nya di  http://trilingual.livejournal.com/profile