Popok kain ? Go green !

Oleh Sitha Pinet - Lyon, Perancis
Pengurus WOL

Bagi sebagian orang, memakaikan popok kain bagi bayi adalah suatu hal yang kuno atau ketinggalan jaman karena popok sekali pakai (pospak) sudah banyak beredar dan dinilai lebih praktis, sekali pakai kemudian bisa dibuang. Namun yang kurang disadari adalah berapa lama satu buah sampah pospak bisa diurai oleh alam. Lima ratus tahun ! Bayangkan berapa banyak pospak yang digunakan oleh bayi-bayi di dunia ini. Bila melihat dari website The Diaper Industry Source (http://www.disposablediaper.net/faq.asp?18) disebutkan :

 « In the United States alone, 467 diapers are used every single second (with market penetration estimated at 95.6%; only 4.4% babies use the old non disposable kind).  Considering a typical weight of 45 grams per diaper, that means 1,816 tons of diapers are used every day in the U.S. alone.

For the whole world, 18,238 diapers are needed every second, if we go by the theoretical calculation. Unfortunately, in reality, world consumption is less than one quarter of this because of poverty in a large part of the world where market penetration of disposable diapers is low.”

 Untuk kondisi di United States, 467 pospak digunakan setiap detiknya. Dan untuk keseluruhan dunia, 18.238 pospak setiap detiknya (hitungan teoritis). Waw… Jadi berapa banyak sampah pospak di dunia ini? Apakah kita bisa membayangkan bahwa suatu hari area tempat tinggal manusia menyusut karena bertambahnya alokasi sampah? Lima ratus tahun untuk bisa diurai, lebih dari 5 generasi. Kehidupan seperti apa yang hendak kita berikan kepada anak cucu kita nanti?

 Sebagai salah satu wujud kecintaan terhadap bumi, tanah dimana kita berpijak dan bernafas, ada baiknya kita mencoba beralih ke penggunaan popok kain bagi bayi dan anak-anak kita. Keuntungannya adalah:

  • Dapat digunakan kembali (reusable) dan diwariskan ke anak berikutnya atau ke sanak keluarga yang lain

  • Dapat menghemat pengeluaran pospak

  • Lebih sehat bagi kulit bayi mengingat proses produksi pospak yang menggunakan bahan kimia

  • Hemat energi dalam proses produksinya dibandingkan produksi pospak

  • Anak dapat lebih cepat lepas popok (toilet training lebih singkat)

 Bila Anda melihat bahwa popok kain (cloth diapers) modern import terlalu mahal sehingga tidak mendukung penghematan, saat ini di Indonesia sudah banyak beredar merk-merk local yang tidak kalah kualitasnya dengan popok kain import, seperti Cluebebe dan Metalmom. Selain kedua merk di atas, ada juga merk GG diapers, Zigie Zag, Baby Oz, Enphilia, Nice Kids, dan lain-lain. Selain itu, tersedia juga merk-merk Cina yang harganya di bawah popok kain merk US, UK, Canada atau Eropa, misalnya Coolababy, Baby Land, dan sebagainya.

 Masih terasa mahal? Mengapa tidak mencoba popok kain konvensional yang sejak dulu digunakan oleh orang tua kita? Popok kain konvensional yang menggunakan tali untuk pengikatnya masih merupakan alternatif terbaik bagi bayi baru lahir yang belum banyak bergerak. Bila sang bayi sudah tengkurap dan/atau duduk, Anda bisa memakaikan popok kain jenis flat atau prefold yang dilapis lagi dengan celana tahan air (diaper cover). Sejauh ini, diaper cover masih import, namun flat diapers dan prefold diapers bisa dibuat sendiri. Flat diapers hanya memerlukan bahan kain tetra yang banyak dijual di Pasar Tanah Abang. Sedangkan prefold diapers dapat dibuat dengan menggunakan bahan kain katun. Bila Anda ada waktu untuk browsing di internet, pola gratis untuk popok kain jenis fitted bisa diperoleh dengan mudah. Tiga jenis popok kain tersebut adalah yang tergolong murah dan bisa dibuat sendiri karena bahan bakunya tersedia di Indonesia.

 Nah, tidak mahal bukan? Dibandingkan dengan penggunaan pospak yang terus menerus, tentunya biaya penggunaan dan perawatan popok kain masih bisa membuat anggaran belanja kita bernafas lega. Selain itu, juga dapat membantu bumi dalam mengurangi sampah pospak. Bila suatu hari Anda ingin menjadikan kegiatan membuat/menjahit popok kain sebagai mata pencaharian dan industri rumahan, waaw… luar biasa! Manfaat tambahan yang sangat positif bagi Anda dan keluarga.

 Untuk informasi lebih lanjut mengenai popok kain, silakan browsing di site-site berikut ini:

http://www.diaperpin.com/

http://allaboutclothdiapers.com/

http://www.diaperjungle.com/

http://www.diaperjungle.com/

http://www.knowaste.com/us/faqs.php

http://milis-popok-kain.blogspot.com/

 

 

Tentang Penulis:  Sitha Pinet adalah ibu dari 2 anak dan pencinta popok kain yang selain kesibukan nya sehari dalam rumah tangga nya, Sitha juga sebagai pengurus WOL yang membantu jalannya Millis WOL di Yahoo.com dan juga salah satu editor dari WOL E-Newsletter kami. Beading merupakan satu kegiatan craft Shita di waktu senggang nya dan tentunya bermain dengan kedua putri tercintanya merupakan kegiatan rutin dari ibu dari 2 anak ini.

 

 **Kami Tim Newsletter sangat berterima kasih pada Shita yang bersedia berbagi tulisan ini.